Menyelami Pesona Pulau Rubiah – NAD

Keindahan alam Indonesia pada dasarnya adalah sangat alami dan terbentang dari sabang hingga ke merauka atau dari barat Indonesia hingga timurnya, satu diantaranya ada di kawasan kota Sabang, Nanggroe Aceh Darussalam, yakni Pulau Rubiah yang dekat dengan Pulau Weh. Pulau yang ukuran luas perairannya menduduki 2.600 ha menonjolkan indahnya alam bawah laut dan wisata bahari yang terbilang alami.

Pulau Rubiah

Dulu, Pulau Rubiah merupakan pulau yang digunankan sebagai area transit untuk calon jemaah haji asal Aceh yang ingin mengarungi laut ke mekkah terhadap masa jaya Kerajaan Aceh. Pada masa Perang Dunia II lampau, pulau itu jadi tembok lini belakang tentara Belanda dan Jepang, dan sampai saat ini reruntuhan bangunan lini belakang tentara Belanda tersebut masih tampak di sana. Pulau itu diketahui sebagai surganya taman laut sebab rupanya yang persis dengan akuarium raksasa. Di dalamnya ada beraneka macam jenis ikan tropis, kerang raksasa, terumbu karang, dan masih banyak yang lainnya. Terumbu karang disana terhimpun dari sejumlah jenis spesies, bentuk dan warna yang menciptakan gugusan karang menarik. Tuk pergi ke kawasannya, dapat menempuh jalan darat ataupun perairan naik perahu nelayan. Bila naik perahu, kalian dapat menumpang kapal yang telah disewakan oleh warga disana.

Kapal yang tersedia terdiri dari speedboat atau kapal ferry yang sudah lengkap dengan kaca jendela tuk melihat indahnya isi laut di wilayah Pulau Rubiah. Harga jasa penyewaan boat dari Rp.250.000 hingga Rp.300.000 sampai kembali ke daratan di Iboih. Bila berkelompok, pastinya ongkos sewa boat tak terlalu mahal. Setiap boat dapat berkapasitas 10 orang penumpang. Bagi kalian yang pertama kali berwisata ke Banda Aceh dan mau mengusung jalur perairan, kalian dapat menuju ke Pelabuhan Ulee Lheue. Tiap harinya, dua kali ferry cepat dan satu kali feri lambat pergi dari Banda Aceh ke Pelabuhan Balohan, Sabang. Kapal ferry cepat berekrasi sekitar pukul 09.30 WIB dengan jangka waktu tempuh kira-kira 1 jam. Tuk feri lambat, memakan waktu kira-kira 2 jam dengan jadwal keberangkatan 10.30 WIB. Tuk lintas darat, kalian dapat naik kendaraan minibus umum tuk pergi ke Pantai Iboih kira-kira 1 jam perjalanan dengan keadaan jalan yang cukup nyaman. Usai itu, kalian dapat sewa boat ke Rubiah dengan jangka waktu kurang lebih 20 menit.

Di sekitar Taman Laut Pulau Rubiah tidak sedikit penginapan dengan tarif yang cukup murah, sekitar diantara Rp.80.000 hingga Rp.150.000. Kalian bakal mendapat potongan harga bila bermalam lebih lama. Biasanya turis asing bermalam mininal satu minggu sampai 2 bulan lamanya. Ketika kalian mau snorkeling, hanya dengan Rp.40.000 kalian bakal mendapat kaki bebek, masker, dan pelampung. Tetapi untuk kalian yang mau melihat lebih dalam lagi keeksotisan taman laut yang sedang kita bicarakan ini kalian dapat merental peralatan diving dengan harga kira-kira Rp.600.000. Tidak hanya jadi tujuan wisata, Pulau Rubiah pun dimanfaatkan jadi area penelitian Biota laut semacam terumbu karang dan ikan karang. Bila kalian melaksanakan snorkeling maka tempat penelitian tersebut dapat kalian temui. Misalnya daerah Transpalantasi Karang yang sudah dilakukan oleh sejumlah lembaga.

Add a Comment

Your email address will not be published.