Melepas Stress di Tepi Danau Linow

Danau yang amat indah dengan airnya yang berwarna serta bisa berubah dari satu warna ke warna lainnya. Danau Linow, telah terkenal di kawasan dari kota Manado dan Tomohon. Danau tersebut dibagi jadi dua sisi yang mengakibatkan danau Linow memiliki warna yang tidak sama. Satu sisi mengandung kandungan belerang yang sangat tinggi, sedangkan sisi yang bersebalahan tidak ada kandungan belerangnya.

Danau Linow

Dengan terdapatnya kandungan belerang beserta efek cahaya matahari mejadikan danau seakan-akan mempunyai warna yang tidak sama di tiap sisinya. Saat wisatawan pindah sudut, warna air danau dapat berubah warna. Bila kalian datang di pagi hari panorama akan langka daripada siang hari, demikian pula saat kunjungan dilakukan saat sore hari. Tiap saat ada keunikan dan keeksotisannya tersendiri. Saat sinar matahari sedang memunculkan keayuannya dari ufuk timur sana, kemudian pancaran sinarnya mulai menyapa dan menerjang permukaan danau, menembus dedaunan pepohonan sekitar, pasti bakal menampilkan sebuah pemandangan yang paling indah dan cantik.

Hal yang musti diperhatikan di Danau Linow tersebut biasanya di pinggir danau suka muncul tumpukan lumpur panas, dan sebisa mungkin kalian menjahuinya. Hal lain pun ada seperti bau belerang yang begitu menyengat. Jika ada hembusan angin kencang bau belerang tercium dari jarak cukup jauh. Cara terbaik dan tercepat tuk pergi ke Danau Linow dari kota Manado biasanya dengan sewa mobil atau naik taksi. Bila dihitung dari Bandara Sam Ratulangi, waktu tempuh sekitar 1 jam. Bagi yang mau menjelajah dengan angkutan umum, boleh naik angkutan umum dari Manado ke terminal Tomohon. Dari terminal beralih angkutan umum, turun di sekitar Danau Linow. Lalu, perjalanan lanjut dengan jalan kaki sejauh 500 m dengan medan ‘tempur’ perjalanan yang sedikit lebih menanjak.

Sekarang ini danau Linow ada dalam management pihak swasta. Pihak swasta itu membangun suatu cafétaria yang berformat semacam pelabuhan kayu di tepi laut. Bangunan kayu yang sebetulnya cukup sederhana, tapi terlihat indah. Disekeliling dermaga ditanami beraneka pepohonan hingga nuansanya jadi sangat sejuk. Satu lagi, dermaga tersebut termasuk daerah danau juga sangat bersih. Tak tampak sampah-sampahnya.

Biaya masuk ke lokasi Danau Linow tak mahal, dengan meroscek dompet Rp.25.000 sampai Rp.35.000 Kalian sudah mampu melahap pemandangan indah dari Danau Linow yang menawan itu. Di tepian danau ada café, jadi untuk yang haus bisa membeli minuman apa pun. Dari secangkir kopi hangat hingga segelas bir disediakan di sana. Tak ketinggalan di wilayah Danau Linow juga ada lokasi yang layak dikunjungi, yakni Woloan. Dimana kalian boleh melihat produksi rumah panggung khas Minahasa sana. Disamping itu ada juga Desa Pulutan, sentral industri gerabah.

Add a Comment

Your email address will not be published.