Keindahan Pulau Alor – Nusa Tenggara Timur

Dari sisi geografis Pulau Alor serta sebagian pulau kecil yang lain merupakan salah satu dari wilayah kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Namanya sangat singkat yaitu “Alor”, tapi pulau itu mengandung daya tarik alam yang amat panjang dan fantastis. Dimulai dari Alamnya, pariwisata, budaya sampai kekayaan bahasanya. Alor tentu Eksotik dan tidak akan habis tuk dinikmati keindahannya. Satu dari sekian banyak yang sangat eksotis dan terkenal dari Kabupaten Alor ialah selat pantar, yang berada diantara Pulau Alor dan Pulau Pantar. Keeksotisan dan keunikan alam bawah laut Selat Pantar amat menakjubkan. Kadang dibandingkan dengan Taman Laut Komodo yang jua berada di NTT, Berau di Kaltim, Bunaken di Sulut, dan Raja Ampat di Papua, Selat Pantar terbilang masih yang terbeken, walau selama ini tuk diving, taman laut Komodo, Berau, Bunaken, dan Raja Ampat kian populer, tetapi di mata para diver kelas dunia taman laut Selat Pantar setingkat lebih unggul sebab keelokannya yang menawan. Konon katanya terindah kedua dari taman laut Kepulauan Karibia.

Banyak wisatawan luar negeri yang sudah ke Pulau Alor terkagum-kagum. Mengingat disana selain dimanjakan keeksotisan taman lautnya, mereka pula menjumpai fenomena taman laut tersebut sangat langka dan sangat unik di Alor. Wajar bila wisata bahari Alor dengan pemandangan bawah laut yang spefisik di Selat Pantar jadi pemikat dan primadona untuk para diver kelas dunia dari Benua Ameria, Eropa, dan sejumlah negara di Asia.

Pulau Alor

Alor suatu pulau yang sarat daya tarik. Wilayah yang terhimpun dari gugusan gunung, pulau-pulau kecil, dan Selat Kalabahi yang menghadap jauh kedalam daratan menjadikan pulau tersebut menonjolkan pesona keeksotisan yang menggoda. Begitu pula dengan alam bahari yang tercipta dari efek perpaduan ekstrim antar daerah pesisir dan pegunungan terjal, memungkinkan kehidupan di Pulau Alor jadi amat beragam. Di wilayah pantai, khususnya di sekitar Teluk Kalabahi, contohnya. Daerah Ibu Kota Kabupaten Alor itu jadi birokrasi, pusat perdagangan, dan area hidup warga yang menggantungkan mata pencahariannya dari lautan. Kadang, di wilayah tersebut hidup juga beberapa kelompok etnis dengan latar belakang pekerjaan berbeda yang jadi simbol modernisasi. Paling tidak daerah tadi jadi area pertumbuhan industri tradisional semacam kain tenun Alor yang tersohor.

Disamping keindahan alam dan daya tarik bawah lautnya, Pulau Alor memiliki banyak sekitar ada puluhan bahasa lokal yang di tiap kelompok begitu berbeda. Umumnya, suatu pemukiman tradisional di Alor berisi dari 10 sampai 50 rumah yang berjejer menghiasi sebuah bangunan batu yang dijuluki Misbah. Kata mereka, Misbah merupakan pusat ritual pemujaan dan alat pemersatu bersamaan menjadi simbol kekuatan spiritual kelompok. Lantaran, di dalam Misbah ada arwah leluhur suku mereka.

Tuk pergi ke pulau Alor bisa kalian tempuh dengan angkutan udara dari kota Kupang, Ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur ke kota Kalabahi Alor dengan waktu tempuh pesawat 55 menit. Transportasi dikota Kalabahi Alor bisa kalian pakai Mikrolet atau Bemo, Bus, Panser atau Jeep, Ojek dan pula mobil rental. Tuk tempat menginap dan kuliner kalian bisa menentukan sejumlah hotel dan restoran yang ada disana.

Add a Comment

Your email address will not be published.